Hadapi Nataru, Keandalan Avtur DPPU Komodo Fokus Patra Logistik

Sabtu, 15 November 2025 | 09:18:19 WIB
Foto: Humas Patra Logistik

Labuan Bajo – Menyambut pelaksanaan Satgas Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Patra Logistik, anak usaha PT Pertamina Patra Niaga, terus memperkuat keandalan rantai pasok avtur di wilayah operasional strategis, termasuk di Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Komodo Labuan Bajo.

Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Perusahaan dalam menjaga keandalan layanan energi nasional, khususnya di sektor penerbangan yang diproyeksikan meningkat signifikan selama periode libur akhir tahun. Posisi strategis Labuan Bajo sebagai destinasi wisata unggulan nasional dan internasional menjadikan keandalan pasokan avtur di wilayah ini sangat krusial.

Sebagai bentuk tindak lanjut dari komitmen tersebut, Dewan Komisaris dan Direksi Patra Logistik melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan fasilitas, peralatan, dan personel di DPPU Komodo. Peninjauan ini juga memastikan seluruh aspek Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) dijalankan dengan optimal sebagai bagian dari upaya menjaga keandalan operasional.

Komisaris Utama PT Patra Logistik, Budi YP Hutagaol, menegaskan bahwa kesiapan DPPU Komodo merupakan bagian penting dari rantai pasok avtur Pertamina Group di wilayah timur Indonesia.

“Menjelang masa Nataru, kami ingin memastikan seluruh sistem suplai avtur beroperasi secara andal, terutama di titik-titik strategis seperti Labuan Bajo. Selain itu, kami memperkuat koordinasi dengan aparat keamanan untuk menjaga kelancaran distribusi dari TBBM Reo ke DPPU Komodo, yang memiliki tantangan geografis tersendiri,” ujar Budi YP Hutagaol.

Selain memastikan kesiapan operasional, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi lintas pihak, termasuk dengan TNI AL, TNI AU, dan Polres Labuan Bajo. Kolaborasi ini tidak hanya berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi energi, tetapi juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah Labuan Bajo yang merupakan kawasan wisata pesisir.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Labuan Bajo, Letkol Laut (P) Ardian Widjanarko Djajasaputra, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara aparat dan BUMN energi.

“TNI AL berkomitmen mendukung kelancaran distribusi energi sekaligus memperkuat kesiapsiagaan terhadap potensi bencana di wilayah perairan Labuan Bajo. Kolaborasi seperti ini penting agar semua pihak siap menghadapi situasi darurat, termasuk yang dapat berdampak pada aktivitas logistik energi,” ujar Letkol Ardian.

Dalam kesempatan yang sama, Patra Logistik juga menegaskan komitmennya terhadap tanggung jawab sosial dan lingkungan. Sejumlah kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dilaksanakan di sekitar wilayah operasi, meliputi pembagian paket sembako untuk masyarakat Ring 1 dan awak mobil tangki (AMT), bantuan sarana dan prasarana untuk rumah ibadah seperti masjid, gereja, dan vihara, serta menyalurkan santunan bagi anak yatim. Langkah ini menjadi wujud nyata kepedulian Perusahaan untuk mempererat hubungan dengan masyarakat dan memastikan manfaat kehadiran Perusahaan dapat dirasakan secara luas dan inklusif.

Sebagai bagian dari peran strategisnya di sektor logistik avtur di wilayah Jatimbalinus, Patra Logistik bersama Pertamina Patra Niaga menjalankan pengelolaan operasional DPPU melalui skema Kerja Sama Operasi (KSO) di tujuh lokasi: Komodo, Ende, Maumere, Waingapu, Tambolaka, Bima, dan Banyuwangi. Kolaborasi ini menjadi bentuk sinergi dalam memastikan layanan avtur Pertamina tetap andal dan aman, termasuk di wilayah dengan karakteristik geografis yang menantang.

Terkini